Intensitas Pengutipan Syair Jahiliah dalam Tafsir Al-Thabari

Analisis Intertekstualitas Julia Kristeva

Authors

  • Abd. Muhaimin Institut Ilmu Keislaman Annuqayah Sumenep

DOI:

https://doi.org/10.37252/jqs.v4i1.759

Abstract

Kitab Tafsir al-Thabari, Jami’ al-Bayan fi Tafsir al-Qur’an, sering disebut sebagai tafsir ensiklopedis karena memuat berbagai sumber dan membicarakan ayat per ayatnya dari berbagai aspek dan sudut pandang keilmuan. Dari sisi bermacam sumber yang digunakan, syair jahiliah juga ditemukan jejaknya di sini. Sejauh penelusuran penulis, hampir di setiap penafsiran ayat, syair jahiliah dikutip di dalamnya. Penggunaan syair jahiliah sebagai sumber tafsir, dari klasik hingga kontemporer, menjadi pro-kontra di kalangan cendikiawan studi Al-Qur’an. Salah satu tokoh yang keras menolak pengaplikasian syair jahiliah untuk menafsirkan Al-Qur’an adalah Thaha Husain, Muhammad as-Sadiq Afifi dan Ahmad Samuel Vitch. Di samping itu, tokoh yang pro membolehkan penggunaannya dengan syarat hanya dijadikan pendukung, seperti Muhammad Ulinnuha dan M. Quraish Shihab. Penelitian ini akan mengajukan dua persoalan: Pertama, bagaimana pandangan al-Thabari dalam menafsiran ayat-ayat Al-Qur’an menggunakan syair Arab jahiliah; lalu Kedua, Seperti apa bentuk-bentuk pengutipan syair jahiliah dalam penafsiran al-Thabari tersebut. Dari tujuan ini, teori hermeneutika intertekstualitas Julia Kristeva akan dipakai untuk pisau analisis. Dengan metode deskriptif analitik dan pendekatan historis-filosofis, penelitian ini akan menghasilkan: Pertama, pengutipan syair oleh al-Thabari cukup intensif; dan Kedua, dari analisis bentuk-bentuk yang ada, dapat disimpulkan empat kategori tujuan pengutipan syair jahiliah yaitu: makna kata, uslub, fashahah, dan qira’at.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aburrohman, A. (2018). METODOLOGI AL-THABARI DALAM TAFSIR JAMI’UL AL-BAYAN FI TA’WILI AL-QUR’AN. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam. https://doi.org/10.15408/kordinat.v17i1.8096

Abdirrohman, Fahd ibn. (n.d.). Buhuts Fi Usul al-Tafsir Wa Manahijihi. al-Taubah.

Ali, Mahmud Sayyid. (1986). Manahij al-Mufassirin Min al-Ashr al-Awwal Ila al-Ashr al-Hadits. Maktabah al-Nahdhah.

Amaruddin. (2014). Mengungkap Tafsir Jami’ al-Bayan fi Tafsir al-Qur’an Karya Ath-Thabari. Syahadah.

Anwar, Rasihan. (1949). Melacak Unsur-Unsur Israiliyat dalam Tafsir al-Tabari dan Ibnu Kasir. Bandung: Pustaka Setia.

Barsihannor. (n.d.). Pemikiran Taha Husain. Al-Hikmah, 17(1).

Buana, Cahya. (n.d.). Sastra Arab Klasik (Seri Jahiliyah). Literasi Nusantara.

Dimyathi, Afifudin. (n.d.). Menyoal Penafsiran Al-Quran dengan Syair Arab.

Firdausiyah, Wasilatul, U., & Fikri, K. (2021). Reinterpretasi Teori Language Game dalam Bahasa Dakwah Perspektif Ludwig Wittgenstein. Journal of Islamic Civilization. https://doi.org/10.33086/jic.v3i2.2374

Haeruddin. (2016). Karakteristik Sastra Arab Pada Masa Pra-Islam. Nady Al-Adab, 12(1).

Ikhwan, M. (2020). Legitimasi Islam: Sebuah Pembacaan Teoritis Tentang Wahyu Alquran. MUTAWATIR. https://doi.org/10.15642/mutawatir.2020.10.1.144-169

Inayati, U. (2019). Pendekatan Hermeneutika dalam Ilmu Tafsir. FALASIFA?: Jurnal Studi Keislaman. https://doi.org/10.36835/falasifa.v10i2.197

Khobir, M. A. N. (2020). DILEMA PENGGUNAAN SYI’IR JAHILIYYAH DALAM TAFSIR “Kajian Atas Pemikiran Thaha Husein.” Al-Munir: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir. https://doi.org/10.24239/al-munir.v2i02.64

kristeva, Julia. (1991). Ilmu An-nash. Maroko: Dar Tubqal.

Kuswarini, prasuri. (2016). Penerjemahan, intertekstualitas, Hermeneutika dan Estetika Resepsi. Jurnal Ilmu Budaya, 4(1).

Maghfiroh, Rofi Atina. (2021). Jahiliyyah Dalam Al-Qur’an Menurut Penafsiran Ibnu Katsir. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Mahyudin, R. (2017). Puisi Arab Dan Penafsiran Alquran: Studi Tafsir Al-Kasysyaf Dan Al-Muharrir Al-Wajiz. Kajian Linguistik Dan Sastra.

Manshur, Fadlil Muawwar. (2007). Sejarah Perkembangan Kesusastraan Klasik dan Modern. Bandung.

Mujahidin, Anwar. (2013). Hermeneutika Al-Qur’an. Ponorogo: STAIN Po Press.

Munawir. (2018). Problematika Seputar Kodifikasi Al-Qur’an (Sebuah Kajian Kesejarahan Perspektif Kesarjanaan Muslim dan Analisis Kritis Kesarjanaan Barat). Maghza: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir.

Muzayyin. (2015). Resepsi Hermeneutika dalam al-Qur’an Oleh M. Quraish Shihab: Upaya Negosiasi Antara Hermeneutika dan Tafsir al-Qur’an Untuk Menemukan Titik Persamaan dan Perbedaan. Nun: Jurnal Studi Alquran Dan Tafsir Di Nusantara. https://doi.org/10.32495/nun.v1i1.11

Najiib Chaqoqo, Sri Guno. (2015). Sejarah Nahwu (Memotret Kodifikasi Nahwu Sibawaih). Salatiga: LP2M-Press.

Nasri, D. (2017). OPOSISI TEKS ANAK DAN KEMENAKAN KARYA MARAH RUSLI: KAJIAN INTERTEKSTUAL JULIA KRISTEVA. Kandai. https://doi.org/10.26499/jk.v13i2.92

Nisak, Faila Sufatun. (2019). Penafsiran QS. Al-Fatihah K.H Mishbah Mustafa: Studi Intertekstualitas Dalam Kitab Al-Iklil Fi Ma’ani At-Tanzil. Al-Iman: Jurnal Keislaman Dan Kemasyarakatan, 3(2).

Noverino, Romel. (2015). Kajian Analisis Wacana Kritis Intertekstualitas (Interdiskursivitas) Pada Terjemahan yang Menggunakan Bahasa Gaul. PESAT, 6.

Pasinringi, Andi Achruh AB.. (2012). Al-Qur’an: Pertentangan Antara Teks dan Konteks (Suatu Perdebatan yang Berkepanjangan). Jurnal Piramida, 7(1).

Purwanto, Tinggal. (2013). Pengantar Studi Tafsir al-Qur’an (Sejarah, Metodologi dan Aplikasinya di Bidang Pendidikan). Yogyakarta: Adab Press.

Rahmatullah, R. (2019). HERMENEUTIKA INTERTEKSTUALITAS MUQÂTIL BIN SULAYMÂN. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis. https://doi.org/10.14421/qh.2019.2002-01

Rochmawati, N. A. (2020). Bibel Sebagai Sumber Tafsir: Studi Inter-Tekstualitas dalam The Holy Qur’an (Text, Translation And Commentary Karya Abdullah Yusuf Ali).

Rusydi, I., & Zolehah, S. (2018). Al-Thabari dalam Penulisan Sejarah Islam. Al-Afkar, 1(2).

Saidi, Acep Iwan. (2008). Hermeneutika, sebuah cara untuk memahami teks. Jurnal Sosioteknologi.

Saleh, W. A. (2010). Preliminary Remarks on the Historiography of tafs?r in Arabic: A History of the Book Approach. Journal of Qur’anic Studies. https://doi.org/10.3366/E146535911000094X

Septiyani, V. I., & Sayuti, S. A. (2020). Oposisi dalam Novel “Rahuvana Tattwa” karya Agus Sunyoto: Analisis Intertekstual Julia Kristeva. Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, Dan Budaya.

Shihab, M. Q. (2013). Kaidah Tafsir Quraish Shihab. Lentera Hati.

Su’adah, F. (2019). Intertekstualitas Al-Qur’an: Studi Gaya Hidup Pemuda dalam Kisah Dua Pemilik Kebun Surat al-Kahfi.

Sulaiman, Musaid ibn. (n.d.). Al-Tafsir Al-Lughawi li al-Qur’an al-Karim. Dar Ibnu Jauzi.

Syakir, Ahmad Muhammad. (1119). as-Syi’ru Wa as-Syu’ara Li Ibnu Qutaibah. Kairo: Dar al-Ma’arif.

al-Thabari, Ibnu Jarir. (2001). Jami’ al-Bayan an Ta’wil Ay al-Qur’an. Kairo: Hijr.

Ulinnuha, Muhammad. (2019). Metode Kritik ad-Dakhil fit-Tafsir. Jakarta: Qaf.

Wargadinata, W., & Fitriani, L. (2018). Sastra Arab. In UIN MALIKI PRESS Malang.

Wijaya, Aksin. (2009). Arah Baru Studi Ulum al-Qur’an. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yusril, Adistia. (2019). Telaah Tafsir al-Tabhari dalam Q.S Al-Maidah Ayat 51. Al-Munir: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 1(2).

al-Zahabi, Husain. (n.d.). al-Tafsir wa al-Mufassirun. Kairo: Maktabah Wahbah.

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Muhaimin, A. (2024). Intensitas Pengutipan Syair Jahiliah dalam Tafsir Al-Thabari: Analisis Intertekstualitas Julia Kristeva. Jalsah : The Journal of Al-Quran and As-Sunnah Studies, 4(1), 77–104. https://doi.org/10.37252/jqs.v4i1.759

Issue

Section

Articles